Schroders Indonesia

Schroders hadir sejak tahun 1991. PT Schroder Investment Management Indonesia (Schroders Indonesia) adalah manajer investasi bagian dari Schroders Plc dan telah menerima izin manajer investasi dari Otoritas Jasa Keuangan/OJK (d/h BAPEPAM-LK) No. KEP-04/PM/MI/1997 tertanggal 25 April 1997. Kami menyediakan jasa dan layanan investasi yang komprehensif untuk membantu nasabah memenuhi tujuan keuangan. Per Juni 2022, Schroders Indonesia mengelola dana sebesar Rp 65,36 trilliun untuk klien-klien ritel maupun institusi seperti dana pensiun, perusahaan asuransi dan lembaga sosial.

Dewan Direksi

Michael T. Tjoajadi

Presiden Direktur

Michael memiliki pengalaman di industri pengelolaan investasi sejak tahun 1991 dan bergabung dengan Schroders sejak tahun 1996. Sebelumnya, Michael memiliki pengalaman sebagai Manajer Investasi di BII Lend Lease.  Beliau memperoleh gelar Insinyur Teknologi Pertanian dari Universitas Hasanuddin dan memperoleh izin Wakil Manajer Investasi no. KEP-18/PM-PI/1995.

 

Francisco Lautan

Direktur

Sebelum bergabung dengan Schroders pada tahun 1995, Francisco Lautan mempunyai pengalaman sebagai Manager Financial Control di PT Baring Securities Indonesia. Fransisco  telah memperoleh izin perorangan Wakil Manajer Investasi dari otoritas Pasal Modal berdasarkan Surat Keputusan Ketua BAPEPAM dan LK Nomor KEP-67/PM/IP/WMI/1998 tanggal 8 Juli 1998.

 

Irwanti

Direktur

Irwanti memiliki pengalaman di industri pasar modal sejak tahun 2006. Sebelum bergabung dengan Schroders  pada tahun 2008, Irwanti memiliki pengalaman sebagai Equity Analyst di Deutsche Bank Indonesia khususnya di sektor perbankan, properti, perkebunan dan konsumer. Sebelum itu, ia juga memiliki pengalaman sebagai akuntan di Sydney Australia selama 4 tahun. Beliau memperoleh gelar sarjana di bidang akuntansi dan keuangan serta Master of Finance dari the University of New South Wales Sydney Australia. Irwanti memiliki izin Wakil Manajer Investasi dari Otoritas Jasa Keuangan dan merupakan seorang CFA Charter Holder.

 

Liny Halim

Direktur

Liny Halim adalah Direktur dan Head of Research di  PT Schroder Investment Management Indonesia. Beliau memiliki pengalaman di industri pasar modal sejak tahun 1990. Sebelum bergabung dengan Schroders  pada tahun 2009, Liny bekerja di Baring, ING dan Macquarie Securities. Pada tahun 1995 Liny dinobatkan sebagai Analis dengan peringkat No. 1 oleh Institutional Investor Survey sedangkan pada tahun 1994 peringkat No.3 oleh Asia Money untuk Overall Strategy, sektor perbankan dan sektor otomotif. Liny adalah lulusan dari California State University of Sacaramento dengan gelar MBA setelah sebelumnya memperoleh gelar Bachelor of Science dari Universitas yang sama dengan predikat Dean’s Honor List. Liny memiliki izin WMI no. KEP-12/BL/WMI/2011.

Dewan Komisaris

Murray Alan Colbe

Presiden Komisaris

Murray Coble memiliki pengalaman mendalam dalam bidang financial services di Inggris, Eropa, Asia dan Australia, dengan lebih dari 30 tahun pengalaman di bidang investasi dan pasar keuangan.

Mr Coble purna tugas dari posisi executive Schroders pada 2020, setelah 26 tahun mengabdi termasuk 20 tahun sebagai Chief Operating Officer Asia Pasifik. Peran ini mencakup 8 pasar terbesar di Asia Pasifik dan termasuk memimpin fungsi operasi, keuangan dan tata kelola kawasan serta aktivitas M&A. Mr Coble adalah non-executive director dari Colonial First State Investments Limited dan Schroders RF Limited di Australia, a non-executive director Axis Mutual Fund Trustee Limited di India dan merupakan Independent Committee Member of a Private Debt Investment Committee untuk bisnis manajemen investasi Australia. Mr Coble sebelumnya bekerja sebagai Chartered Accountant di Deloitte selama sepuluh tahun di Sydney dan London.

 

Susan Soh

Komisaris

Susan Soh adalah Head of Asia Pacific for Schroders. Beliau juga merupakan anggota Schroders’ Group Management Committee (GMC). Susan bertanggung jawab atas strategi, manajemen, dan pengawasan bisnis Schroders di seluruh Asia Pasifik. Susan memiliki lebih dari 30 tahun pengalaman di industri keuangan, yang mencakup berbagai bidang investment banking sebelum berspesialisasi dalam bidang asset management. Saat ini Susan menjabat sebagai the Advisory Board for the Singapore Green Finance Centre, di mana Schroders adalah salah satu anggota pendirinya. Susan dianugerahi the Institute of Banking & Finance (IBF) Distinguished Fellow (Fund Management) Award pada tahun 2015. Saat ini ia duduk di the Executive Committee of Investment Management Association of Singapore (IMAS), menjabat sebagai Vice Chair sejak November 2016 sebelum pengangkatannya sebagai Chair sejak April 2019. Susan juga telah menjadi advocate yang bersemangat untuk meningkatkan standar industri dan mendorong keunggulan profesional. Beliau telah menjabat sebagai Council Member of IBF sejak April 2019, dan sebelumnya menjadi a member of the IBF Standards Committee dan mengepalai the IBF Fund Management Working Group sejak Agustus 2013 hingga Desember 2019. Pada tahun 2021, Susan diangkat menjadi the Board of Trustee of the Wealth Management Institute serta Singapore Institute of Technology.  Susan meraih gelar Bachelor of Accountancy dari National University of Singapore.

 

Anton Hermanto Gunawan

Komisaris

Anton Hermanto Gunawan adalah Anggota Komite Pengawas Perpajakan, Kementerian Keuangan RI periode 2019-2022. Jabatan terakhirnya adalah sebagai Executive VP Divisi Treasury and Capital Market Bank Danamon. Selain itu beliau juga aktif sebagai Dosen Pengajar Magister Manajemen Universitas Indonesia serta sebagai Country Economist-Director di Asia Pacific Economic and Marker Research Team, Citibank. Jabatan lainnya adalah sebagai Asociate Director for Research di LPEM FE UI dan Preceptor Economics Department, Colombia University.

Beliau meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia pada 1985. Dilanjutkan dengan meraih gelar Master of Arts, Macro-Monetary Economic dari University of Chicago pada tahun 1989. Selanjutnya meraih gelar Master of Philosophy, Macro-Monetary Economic dari Columbia University pada tahun 1996. Beliau saat ini merupakan kandidat PhD in Economics dari Colombia University.