Studi Investor Global

Keyakinan 'saya lebih baik daripada rata-rata investor' : apakah ini merupakan ancaman terhadap kemampuan Anda memupuk kekayaan?

Para investor yang beranggapan bahwa mereka lebih tahu ketimbang keadaan yang sesungguhnya mengenai investasi, bisa menyebabkan masalah apabila menyangkut perencanaan finansial masa depan mereka.

22/09/2016

Investor bisa kehilangan miliaran dolar dalam imbal hasil investasi karena terlalu yakin mengenai kemampuan sendiri dalam memahami investasi.

Studi Investor Global Schroders 2016 menemukan bahwa, secara global, hanya 13% investor yang mau mengakui bahwa mereka memiliki pemahaman investasi yang kurang dari rata-rata. Ternyata, para investor di AS, Inggris, dan Jerman termasuk ke dalam negara-negara yang paling rentan untuk merasa seperti ini.

51% investor yang disurvei secara global oleh Schroders menggambarkan diri sebagai lebih paham daripada rata-rata investor – mengisyaratkan terlalu percaya diri.

Sebuah studi terpisah, menemukan bahwa keyakinan investor atas kemampuan investasi sendiri, membuat mereka kehilangan sekitar $300 miliar dolar imbal hasil investasi selama 20 tahun terakhir.

$300 miliar ini adalah kerugian yang cukup besar untuk ditambal, khususnya bila investor sedang memupuk kekayaan dan merencanakan pensiun di sebuah dunia dengan pertumbuhan yang melambat dan suku bunga rendah.

Namun, 63% investor secara global tidak dapat mengidentifikasikan dengan tepat hal-hal yang dilakukan perusahaan manajemen investasi.

Kesalahan investor di pasar negara maju

Studi Investor Global Schroders 2016 menemukan bahwa investor-investor di Jerman, Inggris, dan AS adalah termasuk penyebab terbesar dari kepercayaan diri berlebihan terhadap pemahaman investasi.

Para investor di dua negara terpadat penduduknya di dunia juga bertanggung jawab akan sikap berlebihan dalam menilai kemampuan sendiri. Tiongkok dan India, dengan kelas menengah yang membengkak dan kebutuhan yang meningkat untuk perencanaan keuangan yang lebih baik , memiliki keyakinan yang tidak tertandingi dalam penilaian investasi sendiri.

Grafik: Investor tampaknya menilai terlalu berlebihan pemahaman mereka tentang investasi

Label alt gambar: Grafik menunjukkan para investor di India dan Tiongkok memimpin dalam hal keyakinan yang berlebihan (jangan tunjukkan pada halaman)

 

 

Keangkuhan (atau keluguan) usia muda

Hasil survei juga menunjukkan bahwa investor milenial, mereka yang berusia antara 18 dan 35 tahun, lebih cenderung untuk terlalu percaya diri daripada mereka yang berusia 36 tahun ke atas. Di kalangan milenial, 61% menggambarkan diri sebagai lebih memahami daripada investor rata-rata daripada 45% dari kalangan yang berusia 36 tahun ke atas.

Hal ini bisa menjadi krusial bagi perencanaan keuangan masa depan dan kemampuan mereka memupuk kekayaan.

Sebuah kemustahilan statistik

Keyakinan bahwa kita semua lebih baik daripada rata-rata bukan sesuatu yang asing. Temuan Studi Investor Global Schroders 2016 memiliki kemiripan dengan hasil sebuah studi psikologis Swedia dari tahun 1980-an yang meneliti sikap terhadap kemampuan mengemudi. Ternyata, lebih dari tiga perempat orang menilai diri mereka di antara 50% pengemudi terbaik.

Studi Schroders menunjukkan bahwa hanya sedikit lebih dari separuh investor global (51%) yang yakin bahwa mereka memiliki pemahaman yang jauh lebih baik atau agak lebih baik terhadap investasi daripada investor rata-rata.

Mengapa  hal ini penting bagi tujuan keuangan Anda

Studi Investor Global Schroders 2016 juga menemukan bahwa investor berpotensi memiliki harapan yang tidak realistis sehubungan dengan penghasilan yang akan mereka terima dari investasi.

Secara rata-rata, investor mengharapkan penghasilan sebesar 9,1%. Hal ini terjadi pada saat ketika sebagian besar obligasi pasar negara maju membayar imbal hasil yang mendekati nol, dan hasil dividen atas saham hanya sekitar 3%.

Harapan penghasilan ini mendukung temuan studi, bahwa investor terlalu yakin terhadap pemahaman sendiri tentang investasi, dan hal ini bisa berkontribusi terhadap   perencanaan keuangan jangka panjang mereka yang kurang akurat.

Dalbar, sebuah perusahaan riset pemasaran berkedudukan di Boston yang mengukur dan mengevaluasi praktik-praktik perusahaan jasa keuangan, menemukan bahwa selama 20 tahun terakhir, investor ekuitas individual berkinerja di bawah pasar sebesar hampir $300 miliar.

Dalbar menemukan bahwa penyebab utama dari imbal hasil yang berkurang ini adalah perilaku investor sendiri, seperti melakukan jual panik (panic selling) dan pembelian berlebihan di waktu yang keliru.

Memiliki  keyakinan tinggi mengenai kemampuan investasi sendiri yang tidak pada tempatnya bisa menggelincirkan rencana jangka panjang, dengan investor tidak mencapai tujuan investasinya, dan terpaksa bekerja serabutan untuk menutupi kekurangan di kemudian hari, atau harus memperpanjang usia bekerja .

Di lain pihak sisi positifnya, investor masih ingin belajar lebih lanjut.

Untuk cerita selengkapnya dan infografik interaktif, kunjungi www.schroders.com/gis atau unduh laporan lengkap di bawah.

Anda bisa menguji pemahaman akan investasi dengan alat IQ pendapatan kami, yang akan mengungkap perilaku bias Anda dan memberikan kiat bermanfaat untuk memberdayakan Anda agar mampu membuat keputusan investasi yang lebih baik.

Studi Investor Global Schroders 2016 menemukan bahwa, secara rata-rata, investor mungkin terlalu percaya diri tentang pengetahuan investasi mereka, suatu pandangan yang bisa merugikan rencana keuangan masa depan mereka.

Catatan: Tentang Studi Investor Global Schroders 2016

Schroders menyewa Research Plus Ltd untuk mengadakan sebuah penelitian daring (online) independen antara 30 Maret dan 25 April 2016 terhadap 20.000 investor di 28 negara di seluruh dunia, yang mencakup Australia, Brasil, Kanada, Tiongkok, Prancis, Jerman, India, Italia, Jepang, Belanda, Spanyol, Inggris, dan AS. Riset ini mendefinisikan ‘investor’ sebagai orang-orang yang akan menginvestasikan paling sedikit €10.000 (atau setara) dalam 12 bulan ke depan dan yang telah membuat perubahan pada investasi mereka dalam lima tahun terakhir. Orang-orang ini mewakili pandangan investor di masing-masing negara yang diikutkan di dalam penelitian.

 

Informasi Penting:

Informasi dan opini yang terdapat di dalam dokumen ini telah disusun atau diperoleh oleh PT Schroder Investment Management Indonesia ("Schroders Indonesia") dari sumber yang ​​diyakini oleh Schroders Indonesia dapat diandalkan dan dengan itikad yang baik, dan Schroders Indonesia dapat dimungkinkan untuk tidak melakukan verifikasi atau pemeriksaan secara detail/ due diligence terhadap keakuratan informasi tersebut. Semua pendapat atau perkiraan yang terkandung di dalam dokumen ini sepenuhnya berdasarkan penilaian Schroders Indonesia sampai dengan tanggal dokumen ini dibuat dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

Informasi yang terkandung dalam dokumen ini disediakan untuk tujuan informasi saja, dan tidak dapat dianggap sebagai jaminan kinerja atau profitabilitas dari portofolio di bawah manajemen Schroders Indonesia. Perlu dipahami dengan baik bahwa nilai investasi bisa mengalami penurunan dan juga bisa mengalami kenaikan dan hal tidak dijamin oleh perusahaan kami.

Isi dari dokumen ini dan semua informasi rahasia yang berkaitan dengan Schroders Indonesia wajib diperlakukan oleh perusahaan berdasarkan aturan pembatasan kerahasiaan. Informasi ini hanya dapat digunakan untuk tujuan menilai proposal kami. Informasi rahasia termasuk (namun tidak terbatas pada):

  • strategi investasi, proses, know-how dan rincian dari mandat investasi yang diusulkan pihak Schroders ';
  • pengaturan biaya dan komisi;
  • informasi tentang nasabah Schroders lainnya ';
  • setiap informasi pihak ketiga yang tunduk pada aturan pembatasan kerahasiaan;
  • data dana kepemilikan, dan
  • rincian staf kami.

Informasi rahasia ini tidak boleh diungkapkan kepada pihak lain/ ketiga dan hanya boleh diungkapkan kepada mereka yang diperlukan untuk menilai informasi tersebut, termasuk karyawan perusahaan anda, agen dan penasihat profesional dengan tujuan mempelajari proposal kami. Anda harus memastikan bahwa orang-orang ini memahami akan sifat kerahasiaan dari informasi tersebut dan memperlakukannya sesuai dengan aturan pembatasan kerahasian.

Anda memahami dan menyetujui bahwa pengungkapan yang tidak sah atas penggunaan informasi rahasia ini akan menyebabkan kerugian, kerusakan yang diakibatkan oleh tindakan tersebut dan kami berhak untuk memperoleh penggantian rugi tersebut secara penuh.

Anda akan memberikan kembali dan / atau menghancurkan semua informasi rahasia atas permintaan tertulis dari kami.

Baik perusahaan kami maupun perusahaan anda tidak akan mengungkapkan informasi apapun atau membuat pengumuman apapun yang berkaitan dengan dokumen ini tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari antara pihak kecuali seperti yang dipersyaratkan oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku atau diminta oleh otoritas hukum yang berwenang. Dokumen ini juga berisi istilah indikatif untuk tujuan diskusi saja dan tidak dimaksudkan untuk memberikan satu-satunya dasar bagi evaluasi dari model / investasi yang kami usulkan.

PT Schroder Investment Management Indonesia

Gedung BEI Tower 1 Lantai 30

Jl Jend Sudirman Kav 52-53

Jakarta 12190, Indonesia

PT Schroder Investment Management Indonesia (PT SIMI) telah memperoleh izin sebagai Manajer Investasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan dalam melakukan kegiatan usahanya diawasi oleh OJK.