Yuk Bijak Gunakan THR

15/05/2020

Sebagian besar dari pekerja sangat menantikan Hari Lebaran, salah satunya karena THR atau Tunjangan Hari Raya. Sebelumnya, yuk sedikit kita bahas dasar peraturan THR di Indonesia.

THR atau Tunjangan hari Raya sebagaimana diatur dalam UU No.6 tahun 2016 adalah pendapatan non upah yang wajib dibayarkan oleh Pengusaha kepada Pekerja/Buruh atau keluarganya menjelang Hari Raya Keagamaan. THR wajib diberikan kepada pekerja yang telah bekerja penuh selama 1 bulan terus menerus atau lebih. Jumlah THR adalah 1 bulan gaji jika memiliki masa kerja 1 tahun secara terus menerus atau proporsional sesuai masa kerja. THR wajib diberikan maksimal H-7 sebelum hari Raya Keagamaan. Untuk di Indonesia, umumnya THR diberikan sebelum Hari Raya Lebaran.

Namun, di tahun 2020 ini karena adanya pandemi covid-19 yang mempengaruhi dunia usaha, pemerintah dalam hal ini Menteri Ketenagakerjaan mengeluarkan surat edaran yang memberikan kelonggaran bagi pengusaha dalam pembayaran THR.

Nah, hal penting yang akan kita bahas kali ini adalah bagaimana mengelola THR dengan bijak. Berikut adalah beberapa hal yang bisa dicermati:

Jangan menganggap THR sebagai pendapatan tetap tetapi pendapatan tambahan dalam anggaran keuangan Anda

Mengapa? Karena meskipun THR bersifat wajib diberikan oleh pemberi kerja ke pekerja, namun jumlah dan kapan diterima ternyata belum tentu fix. Hal tersebut bisa terjadi karena kita mungkin berpindah kerja, berhenti kerja atau bahkan kondisi yang tidak terprediksi seperti pandemi covid-19 ini. Jika kita memasukkannya sebagai pendapatan tetap maka jika hal tersebut terjadi akan menganggu perencanaan keuangan.

Alokasikan THR dengan bijak

Berikut adalah beberapa pos yang bisa kita pertimbangkan dalam penggunaan THR agar terpakai dengan bijak.

  • Hari Raya: Tentu saja Anda boleh menganggarkan sebagian THR untuk kebutuhan hari raya, misalnya membeli makanan, membeli pakaian, hadiah untuk orang tua atau keponakan dan lainnya.
  • Bayar hutang: Jika Anda memiliki kewajiban hutang, maka ada baiknya pendapatan tambahan THR ini Anda alokasikan untuk membayar hutang. Berkurangnya hutang akan membuat beban Anda berkurang dan lebih fleksibel dalam perencanaan keuangan ke depannya.
  • Investasi: Alokasikan sebagian THR untuk investasi yang sesuai dengan profil risiko dan kebutuhan Anda. Misalnya Anda menambah investasi di reksa dana untuk kebutuhan dana pensiun.
  • Dana Darurat: Anda juga bisa menyisihkan sebagian untuk menambah pos dana darurat yang sebaiknya bersifat likuid. Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi, jadi siapkan payung sebelum hujan.
  • Sedekah: Ada hak orang lain dalam rejeki kita, jadi jangan lupa berbagi dengan ikhlas di bulan yang baik ini.

Demikian informasi dan tips mengelola THR dengan bijak. Semoga bermanfaat dan Selamat Hari Raya Idul Fitri.

Untuk informasi lainnya mengenai investasi, dapat diperoleh di www.schroders.co.id bagian edukasi atau follow halaman Facebook Schroders Indonesia.

INFORMASI PENTING

INVESTASI MELALUI REKSA DANA MENGANDUNG RISIKO. SEBELUM MEMUTUSKAN BERINVESTASI, CALON INVESTOR WAJIB MEMBACA DAN MEMAHAMI PROSPEKTUS. KINERJA MASA LALU TIDAK MENJAMIN / MENCERMINKAN INDIKASI KINERJA DI MASA YANG AKAN DATANG.

Pandangan dan pendapat yang terkandung di sini adalah pendapat (para) penulis di halaman ini dan tidak serta merta mewakili pandangan yang diungkapkan atau tercermin dalam komunikasi, strategi atau produk Schroders lainnya. Materi ini dimaksudkan untuk tujuan informasi saja dan tidak dimaksudkan sebagai bahan promosi dalam hal apapun atau penawaran atau ajakan untuk pembelian atau penjualan instrumen keuangan apa pun. Materi ini tidak dimaksudkan untuk menyediakan dan tidak dapat diandalkan untuk saran akuntansi, hukum atau pajak, atau rekomendasi investasi [serta tidak dapat diedarkan, diterbitkan, dibuat ulang atau didistribusikan kepada orang lain tanpa persetujuan tertulis sebelumnya dari kami]. Ketergantungan tidak boleh ditempatkan pada pandangan dan informasi dalam materi ini saat mengambil keputusan investasi dan/atau strategi individual. Kinerja masa lalu bukanlah indikator yang dapat diandalkan untuk hasil masa depan. Nilai investasi bisa turun dan naik dan tidak dijamin. Semua investasi mengandung risiko termasuk risiko kemungkinan kehilangan nilai awal investasi. Beberapa informasi yang dikutip dalam material ini diperoleh dari sumber eksternal yang menurut kami bisa diandalkan. Informasi di sini dipercaya bisa diandalkan namun Schroders tidak menjamin kelengkapan atau keakuratannya. Tidak ada tanggung jawab baik secara langsung maupun tidak langsung yang bisa diterima karena kesalahan fakta yang didapat dari pihak ketiga atau kelalaian dari atau kerugian yang diakibatkan dari penggunaan materi ini. Data yang diungkapkan dalam materi ini ini bisa berubah sesuai dengan kondisi pasar. Apabila terdapat kawasan/sektor yang ditampilkan dalam material ini, data tersebut hanya ditujukan untuk ilustrasi saja dan tidak dapat dipandang sebagai rekomendasi untuk membeli/menjual. Kami percaya bahwa kami mendasarkan harapan dan keyakinan kami pada asumsi yang masuk akal dalam batasan dari apa yang saat ini kami ketahui dan mencakup beberapa pandangan yang diperkirakan. Namun, tidak ada jaminan dari perkiraan atau opini apapun yang diungkapkan dalam materi ini akan terealisasi. Pandangan dan pendapat dalam materi ini adalah pandangan kami saat ini dan mungkin berubah tanpa pemberitahuan. Meskipun demikian, informasi penting ini tidak mengecualikan tanggung jawab atau kewajiban apa pun yang dimiliki Schroders kepada pelanggannya di bawah sistem peraturan perundang-undangan yang berlaku di Republik Indonesia. PT Schroder Investment Management Indonesia, Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 1, Lantai 30, Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190, Indonesia. PT Schroder Investment Management Indonesia selaku Manajer Investasi berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan Indonesia (OJK).

Topik

Hubungi Schroders
Follow us

Silahkan baca dan pahami informasi penting dan peringatan penipuan sebelum mengunjungi halaman lainnya dari website kami.

Hanya ditujukan untuk ilustrasi saja dan bukan merupakan sebuah rekomendasi untuk berinvestasi di efek/sektor/negara yang tersebut di atas.

Dipublikasikan oleh PT Schroder Investment Management Indonesia, Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 1, Lantai 30, Jl Jend Sudirman Kav 52-53, Jakarta 12190, Indonesia. Telp: +62 21 2965 5100

PT Schroder Investment Management Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan Indonesia (OJK).

Selalu berhati-hati dalam membeli produk investasi. Pastikan Anda hanya membeli reksa dana Schroders Indonesia melalui mitra distribusi kami. Hubungi +6221 – 2965 5100 untuk informasi lebih lanjut dan baca mengenai peringatan penipuan di sini.